Meliani Puas dengan Layanan JKN KIS

banner 468x60

hariancentral.com | Tanjungbalai – Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) berperan penting dalam menjamin kesehatan masyarakat Indonesia termasuk para peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Salah satu peserta PBI yang telah merasakaan manfaat Program JKN-KIS tersebut adalah Meliani Silaen (27). Ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Tanjung Balai ketika meminta informasi pelayanan fasilitas kesehatan pada Jumat (18/06), Meliani bersedia membagikan ceritanya kepada tim Jamkesnews.

Meliani bercerita bahwa pada Tahun 2017 lalu, dirinya yang sangat menantikan anak keduanya harus mengalami keguguran.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Tahun 2017 lalu, kami ingin sekali memiliki anak kedua setelah 10 tahun jaraknya dari anak pertama. Namun dua kali saya dinyatakan positif hamil, dua kali itu juga saya mengalami keguguran,” kenang peserta PBI APBN tersebut.

Meliani menceritakan bahwa dirinya pernah menjalani dua kali rawat inap setelah dinyatakan dua kali keguguran.

“Dua kali keguguran itu saya dirawat di Rumah Sakit Setio Husodo masing-masing selama tiga malam dan diberi obat agar rahim saya bersih,” imbuh warga Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan tersebut.

Setelah mengalami kejadian tersebut, akhirnya Meliani diberi amanah dan melahirkan anak keduanya dengan jalan normal.

“Awalnya takut, jangan-jangan setelah keguguran ini, tidak bisa lagi punya anak. Alhamdulillah masih diberi amanah. September 2020 lalu saya melahirkan anak kedua saya secara normal menggunakan JKN-KIS juga,” imbuh Meliani.

Meliani juga mengaku puas dengan pelayanan yang telah didapatkannya saat mendapatkan pelayanan kesehatan dengan memanfaatkan Program JKN-KIS yang dinilainya tidak ada diskriminasi.

“Kalau cerita pelayanan bagus sekali. Ketika keguguran dan melahirkan secara normal di rumah sakit yang sama, pelayanannya sama-sama bagus. Enak service tempatnya karena satu kamar hanya enam orang. Dokter dan perawat juga terus mengecek keadaan. Kami tidak merasa dibeda-bedakan dengan peserta yang berbayar (segmen Pekerja Bukan Penerima Upah),” ungkap wanita yang kesehariannya bekerja sebagai pencari daun pisang bersama sang suami tersebut.

Ibu dua anak tersebut juga memuji layanan yang dijamin oleh Program JKN-KIS, yang sangat membantu meringankan beban keluarganya.

“JKN-KIS ini kami sangat meringankan beban keluarga kami karena semua biaya ditanggung (JKN-KIS). Mulai dari pemeriksaan kandungan, obat-obatan sampai pada rawat inap tiga malam ketika keguguran dan lima malam ketika melahirkan normal. Tidak terbayang kalau kami harus bayar sendiri,” tutup Meliani. (Putra)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.