Elmiati Rasakan Manfaat JKN KIS

banner 468x60

hariancentral.com | Tanjungbalai ~  Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah membantu masyarakat Indonesia dalam mengakses pelayanan kesehatan. Salah satu yang telah menerima manfaat tersebut adalah Elmiati (48).

Ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Tanjungbalai saat melakukan update data sang suami (17/12), Elmiati bersedia menceritakan pengalamannya memanfaatkan program JKN-KIS untuk pelayanan kesehatan suaminya.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Elmiati yang merupakan peserta Program JKN-KIS segmen PBPU-BP tersebut menceritakan bahwa sejak tiga tahun lalu suaminya kerap mengalami sakit dada disertai sesak napas. Setelah menjalani pemeriksaan, sang suami didiagnosis mengalami penyempitan pembuluh darah di jantung.

“Setelah pemeriksaan di rumah sakit seperti scan, kata dokter suami saya mengalami penyempitan pembuluh darah di jantungnya dan harus menjalani perawatan. Tidak ada anjuran untuk operasi atau dirujuk ke rumah sakit lain,” ungkap ibu dari dua orang anak tersebut.

Selama tahun 2021 suami Elmiati telah enam kali menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Setio Husodo di Kisaran karena keadaannya yang tidak kunjung membaik.

“Setahun ini, suami saya sudah enam kali keluar masuk untuk dirawat, baik untuk pengobatan dibantu oksigen maupun terapi uap. Setelah opname sekitar lima hari, lalu setelah sembuh, sesaknya kumat lagi, begitu terus sampai suami saya meninggal tanggal 9 Desember 2021 lalu,” kenang Elmiati yang telah mendaftarkan diri dan keluarganya dalam Program JKN-KIS sejak 2014 tersebut.

Kendati demikian, Elmiati mengaku dirinya merasa puas akan pelayanan yang telah diperoleh oleh suaminya selama menerima pelayanan kesehatan dengan memanfaatkan program JKN-KIS.

“Alhamdulillah kami sangat puas atas pelayanan yang kami terima. Mulai dari pemeriksaan di klinik sampai rawat inap di rumah sakit pelayanannya semua baik, fasilitasnya mendukung dan prosedurnya juga mudah,” ungkap wanita yang kesehariannya membuka usaha rumah makan di Desa Hessa Perlompongan, Kecamatan Air Batu tersebut.

Kepada tim Jamkesnews, Elmiati mengucapkan rasa syukurnya karena tidak pernah dimintai biaya apapun selama memanfaatkan kepesertaan program JKN-KIS.

“Selama suami saya menjalani pengobatan, mulai dari pemeriksaan, obat-obatan sampai rawat inapnya, kami tidak pernah dimintai biaya apapun. Selain itu, pengobatan diabetes suami saya dan dua tahun prosedur cuci darah orang tua saya juga ditanggung penuh (JKN-KIS), semuanya gratis. Kami sangat terbantu dan beruntung sekali sudah terdaftar JKN-KIS,” tutup Elmiati. (Putra/red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *