Penerima Bantuan KPM BPNT Disorot, DPK LSM Gerhana Indonesia Kota Tj.Balai Kirim Klarifikasi ke Dinsos

banner 468x60

harian central. com | Tanjungbalai : Dewan Pimpinan Kota Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Pembaharuan Generasi indonesia  ( DPK LSM GERHANA INDONESIA) Kota Tanjungbalai , menyurati Dinas Sosial Kota Tanjungbalai permohonan klarifikasi minta jawaban atas mekanisme penerimaan dan penyaluran KPM – BPNT yang dicurigai tidak sesuai  syarat dan ketentuan sebagaimana yang di atur  didalam permensos.

Surat permohonan klarifikasi bernomor : 002/SEK/S/K/DPK-GI-TBA/XII/2021 itu langsung ditujukan kepada  kepala dinas sosial Kota Tanjungbalai, terkait yang dialami salah seorang warga penerima  bantuan KPM -BPNT  yang  merasa kecewa dan dirugikan karena dihentikan tanpa sebab dan tanpa pemberitahuan kepada bersangkutan.
Hal ini dialami saudari masnun marpaung warga Kota Tanjungbalai yang berdomisili di kelurahan silo bestari kecamatan Tanjung Balai utara.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Dari keterangannya secara tertulis menjelaskan bahwa dia (red) tercatat sebagai penerima bantuan KPM-BPNT melalui pendataan di dinas sosial Pemko Tanjungbalai. Selama saudari masnun tercatat sebagai penerima bantuan, ada 11 x  mencairkan bantuan tersebut melalui E-Warung yang di tentukan, terhitung dari bulan april 2020 sampai bulan Februari 2021.

Namun anehnya bantuan tersebut dihentikan sejak bulan Maret sampai bulan Desember 2021.Yang lebih heran lagi, setelah dipertanyakan masnun marpaung ke kantor dinas soial setelah kejadian yang di alaminya pihak dinas sosial mengatakan kalau data data saudari masnun hilang dari pusat dan tidak ada di DTKS walupun ia masih terdata di kelurahan setempat sebagai keluarga miskin.

Dalam kesempatan yang sama  Sekretaris LSM Gerhana Indonesia Tanjungbalai, Zulham Effendi Saragih saat dikonfirmasi terkait surat klarifikasi yang dilayangkan ke dinas sosial pemko Tanjungbalai membenarkan hal itu.
Menurutnya surat yang disampaikan , sebatas menindaklanjuti aspirasi warga yang ingin minta keadilan atas permasalahan yang dihadapinya.

Dijelaskan nya, sebagai Lembaga control sosial dimasyarakat perlu menyikapi persoalan ini, karena menyangkut hajat hidup orang banyak. “Apa yang dialami saudari masnun marpaung, diduga korban dari ketidak adilan bahkan dicurigai adanya permainan yang dilakukan oleh oknum oknum  yang  mencari keuntungan dari penderitaan orang lain ujarnya.

Oleh karena itu Dewan Pimpinan Kota Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Pembaharuan Generasi Indonesia ( DPK LSM GERHANA INDONESIA)  melayangkan surat klarifikasi ke dinas sosial Pemko Tanjungbalai, untuk meminta jawaban atas permasalahan yang dialami saudari masnun marpaung agar permasalahannya terang benderang  katanya mengakhiri.

Jawaban  Klarifikasi
Terkait surat yang permohonan klarifikasi yang dikirimkan Dpk LSM Gehana Indonesai,Dinas sosial Pemko Tanjungbalai memberikan respon yang positif dengan mengirimkan surat  jawaban bernomor : 800/7070/DS/2021 Jum’at  24 Desember 2021 yang ditandatangani Kepala Dinas Sosial Pemko Tanjungbalai  M.Idris SH. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa saudari masnun marpaung nomor kartu 6013-0167-7307-1558 dengan no rekening 538601-0090-5152-2 warga kelurahan silo bestari terhitung dari maret sampai Desember 2021 sudah tidak lagi terdaftar sebagai penerima PKM- BPNT yang ditentukan oleh kemensos.

Dalam surat juga diterangkan bahwa untuk BPNT sendiri dicairkan kemensos, langsung ke KKS-KPM melalui Bank penyalur BRI untuk Kota Tanjungbalai.

Sementara masnun marpaung datanya sudah valid, dan masih terdaftar di DTKS  namun semuanya itu kewenangan dari kementerian sosial untuk menerapkan kembali sebagai penerima bansos. *SUM

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *