Dua Desa Bentrok di Madina, Gudang Ikan Dibakar, Warga Mengungsi

banner 468x60

hariancentral.com | Madina ~ Bentrokan dua warga desa membakar gudang ikan nelayan terjadi di Desa Bintuas Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (29/1/2022). Kondisi di lokasi tersebut sudah kondusif.

“Iya benar terjadi keributan antara dua desa yakni, desa Tabuyung Kecamatan Muara Batang Gadis dan Desa Bintuas Kecamatan Natal di Kabupaten Madina ini. Namun sudah kita cari akar permasalahan dan situasi sudah kondusif,” kata Kapolres Madina AKBP M Reza Chairulan, Minggu (30/1/2022).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Reza Chairul mengatakan, awal permasalah terjadinya bentrok antara dua desa tersebut karena sekelompok remaja Desa Bintuas dan sekelompok remaja Desa Tabuyung terjadi tawuran pada bulan November 2021 tahun lalu sehingga ada yang luka berat. Korban sempat dirawat dan sudah meninggal akibat dari tauran itu.

“Itulah yang menyebabkan warga Tabuyung melakukan tindakan anarkis di desa Bintuas tadi malam,” katanya.

“Hari ini akan kami proses semuanya baik perkara tawurannya maupun pembakaran,” ucapnya lagi.

Secara terpisah, warga Desa Bintuas, Kecamatan Natal Kabupaten Madina yang tak mau disebut identitasnya mengaku mengungsi. Mereka khawatir aksi tersebut akan berlanjut.

“Kondisi waktu kejadian itu lampu mati dan kami ketahui ada gudang yang terbakar, soal ada luka-luka akibat serangan tersebut belum diketahui,” Kata warga Bintuas Kecamatan Natal itu.

Kata warga, waktu itu sudah ada mediasi dan pihak terduga pelaku membayar sekitar Rp14 juta. Namun, warga Desa Bintuas kecamatan Natal Madina baru membayar Rp4 juta.

“Nilainya sekitaran seperti itulah sampai korban meninggal dunia tidak ada jawaban, ya mungkin itulah penyebab terjadinya serangan dari warga Desa Tabuyung Kecamatan Muara Batang Gadis ke Desa Bintuas Kecamatan Natal,” katanya.(in)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.