Hari Kelima ‘Ultimatum’ Bobby: Tumpukan Tanah Bekas Galian Jalan Sei Belutu dan Jalan Sriwijaya Tetap Bercokol

banner 468x60

hariancentral.com |  Medan : Memasuki hari kelima sejak ‘ultimatum’ Walikota Medan M Bobby Afif Nasution untuk menuntaskan proyek drainase dan tumpukan tanah bekas galian di Jalan Sei Belutu belum menunjukkan tanda tanda rampung.Pengamatan di lapangan,Selasa(11/1) timbunan tanah bekas galian masih bercokol yang menimbulkan jalanan becek dan debu beterbangan.

Selain di Jalan Sei Belutu, tumpukan tanah bekas galian parit juga masih bercokol di Jalan Sriwijaya.Warga yang tinggal di kawasan tersebut sangat terganggu apalagi bila turun hujan bisa membuat jalanan berlumpur dan saat terik menimbulkan debu beterbangan.Susah bang, tumpukan tanahnya gigi gitu aja,ujar salah seorang warga saat memantau di Jalan Sei Belutu dan Jalan Sriwijaya.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Saat dicoba konfirmasi di lapangan, pengawas dari Dinas PU tidak terlihat.Dan dicoba konfirmasi ke UPT Medan Sunggal,petugas disana mengatakan kalau sifatnya proyek langsung ditangani dinas.UPT katanya fokus menangani PSU dan penambalan jalan rusak.

Mengenai tumpukan tanah ini sudah mendapat perhatian serius dari Walikota Medan M Bobby Afif Nasution saat meninjau langsung bersama Kadis PU Topan O Ginting,yang mantan Camat Medan Tuntungan,Kamis malam lalu.

Bahkan Anggota Komisi IV DPRD Medan Renville Napitupulu minta segera dituntaskan dan jangan hanya sebatas janji.
Pengamatan di lapangan,sejak Jumat sampai Selasa tumpukan tanah bekas galian masih bercokol walau alat berat sudah dikerahkan Dinas PU Medan.”pul

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *