Kejari Medan Terima Pelimpahan Tahap II Perkara Perampokan Toko Emas

banner 468x60

hariancentral.com|Medan : Kejaksaan Negeri Medan Terima Pelimpahan Tahap II perkara perampokan toko emas di Simpang Limun,Medan dari Penyidik Kepolisian Polrestabes Medan pada Rabu (5/1/22),siang.

Ketika hal ini dikonfirmasi ke Kepala Kejaksaan (Kajari) Negeri Medan, Teuku Rahmatsyah,SH,MH melalui Kasie Intel, Bondan Subrata,SH, Kamis (6/1) di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kejari Medan, Jalan Adinegoro No.5, Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur kota Medan.

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Benar, Kejari Medan telah menerima pelimpahan tahap II Perkara perampokan toko emas dari Penyidik Kepolisian Polrestabes Medan, Rabu kemarin” katanya.

Pelimpahan Tahap II ini berikut tersangka dan barang bukti yang berkaitan dalam perkara ini”

Lanjutnya lagi, “Penyerahan para tersangka dan Barang Bukti (BB) dilakukan di dua tempat berbeda.Untuk para tersangka dilakukan secara virtual di Ruang Tahap II Bidang Tindak Pidana Umum Kejari Medan dan Rutan kelas I Tanjung Gusta Medan.Barang Bukti diserahkan langsung oleh Penyidik kepada Jaksa Penuntut Umum di Ruang Pelayanan Barang Bukti pada Kejari Medan”

Ditambahkannya, lima tersangka perampokan toko emas di Pasar Simpang Limun yaitu Hendri (Alm) warga Jalan Paluh Kemiri, Lubuk Pakam, Deli Serdang, sebagai pelaku intelektual, ” intelectual dader” yang tewas ketika melakukan pengembangan oleh Penyidik.
Tersangka lainnya D, warga Jalan Menteng VI Medan yang bertugas membantu mencarikan tiga orang rekan untuk merampok.Ketiga orang tersebut adalah ; PS ,FA (21) warga Jalan Garu I, Kecamatan Medan Amplas serta PR alias Bejo (25) warga Jalan Bangun Sari, Kecamatan Medan Johor.
Keempat tersangka masing-masing disangkakan melakukan tindak pidana sebagai mana dimaksud melanggar Pasal 365 ayat (2) ke -2e, 4e KUHPidana.

Dalam kepentingan Jaksa Penuntut Umum menyiapkan Dakwaan serta melimpahkan perkara ke Pengadilan Negeri Medan untuk segera disidangkan, keempat tersangka tetap dilakukan penahanan di Rutan Kelas I Tanjung Gusta, Medan.

Barang bukti yang diserahkan antara lain; 1 (satu) pucuk senpi laras panjang, 1(satu) pucuk senpi laras pendek jenis pistol, 1 (satu) pucuk senpi laras pendek jenis revolver,1 (satu) megazine senjata Laras panjang, 117 ( seratus tujuh belas) butir peluru ukuran 9 MM, 69( enam puluh sembilan) butir peluru ukuran 7.62 MM, 11( sebelas) Rev ukuran 3,8 MM, 1(satu) buah selongsong peluru, 2 ( dua) butir selongsong peluru, 1 ( satu) butir peluru kondisi Ket, 3(tiga) butir serpihan proyektil peluru, 1(satu) potong celana panjang warna biru, 1(satu) potong celana panjang warna cream, 1(satu) buah tutup sarang knalpot sepeda motor Honda Scoopy, 1(satu) buah pecahan kaca steling dari toko emas, 7(tujuh) buah hansaplast dan sejumlah perhiasan emas yang diamankan dari para tersangka.

Ditambahkan Rizky Fauzi mendampingi Kasie Intel, bahwa kejadian perkara ini pada Kamis (26/8/21) siang di toko emas Aulia Chan, di Jl.Sisingamangaraja Simpang Limun Medan.Hendri Tampubolon sebgai otak pelaku perampokan dan tiga tersangka lainnya melakukan aksinya menggunakan senjata Laras panjang dan pendek.Dengan memecahkan kaca berhasil membawa kabur 4(Empat) Kilogram emas .Dengan pelimpahan tahap II ini Jaksa Penuntut Umum menyiapkan Dakwaan serta melimpahkan perkara ini ke Pengadilan Negeri (PN) Medan.Keempat tersangka tetap ditahan di Rutan Kelas I Tanjung Gusta Medan” kata Rizky Fauzi sebagai Kasubsi Penkum, TI dan Prodi di Kejari Medan.(Batara Saragih).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *