Komisi II DPRD Medan Minta Dinkes Pahami Juknis Vaksinasi Booster

banner 468x60

hariancentral.com | Medan : Anggota Komisi II DPRD Medan Afif Abdillah meminta Dinas Kesehatan Kota Medan melihat dengan pahami petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan (juknis dan juklak) pelaksanaan vaksinasi booster dengan teliti. Sehingga program vaksinasi tambahan ini juga bisa sukses seperti vaksinasi dosis pertama dan kedua.

“Jadi jangan sampai ada miss komunikasi dengan Kementerian Kesehatan. Komunikasi itu penting, jangan sampai kita bergerak sendiri, nanti berbeda pula arahan dari pusat,” kata Afif di Medan, Jumat (14/01/2022).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Medan ini berharap, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Medan yang baru dilantik oleh Walikota Medan Bobby Nasution lantik akhir tahun lalu 2021 lalu agar dapat lebih intens berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan. Tak hanya masalah vaksinasi, tapi semua permasalahan kesehatan.

“Terkait kinerja Kadinkes yang baru, memang hingga kini belum kelihatan karena masih belum lama. Terutama Kadinkes bukan dari Medan sebelumnya, makanya harus ada adaptasi. Apalagi Medan sangat padat warganya dan punya karakteristis sendiri, berbeda dengan daerah lainnya,” tuturnya.

Berkaca pada situasi sebelumnya, sambung Afif, saat Kementerian Kesehatan menetapkan Medan PPKM Level 4, berkat komunikasi langsung Kadinkes Medan ke pusat, akhirnya bisa turun menjadi PPKM Level 3. Hingga sempat ke PPKM Level 1.

“Makanya di Medan ini, harus bisa jemput bola, tidak bisa hanya menunggu saja. Harus kita yang menanyakan ke pemerintah pusat apa yang harus dilakukan. Komunikasi harus lebih intens lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Taufik Ririansyah menuturkan vaksinasi Booster bisa didapatkan masyarakat di berbagai fasilitas kesehatan, yakni Puskesmas dan rumah sakit rujukan, seperti RSUD dr Pirngadi Medan.

Menurut Taufik, vaksinasi ketiga ini bisa terlaksana setelah vaksinasi lansia mencapai target 60 persen. Sebagai langkah awal, Dinkes Kota Medan akan memberikan vaksin Pfizer kepada warga yang akan mendapatkan vaksinasi Booster. Lantaran meski sudah di bolehkan, tapi hingga kini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) belum mengirimkan vaksin khusus untuk Booster.

Sementara itu Walikota Medan Bobby Nasution saat doorstop dengan wartawan, Kamis (13/01/2022) di Balaikota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, mengatakan mulai Senin (17/01/2022), selin melaksanakan vaksinasi serentak untuk anak usia 6-11 tahun juga akan dimulai vaksinasi tahap ketiga dengan vaksin jenis Booster.”pul

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.