Pemilik Klinik Mitra Utama 2 Teluk Panji Diduga Abaikan Peraturan

banner 468x60

Pemilik Klinik Mitra Utama 2 SP3 Teluk Panji Diduga Abaikan Peratura

hariancentral.com | Labusel : Klinik Mitra Utama 2 SP3 Teluk Panji kembali menjadi pembahasan dari berbagai media massa  Pasalnya. Kliniki ini terkesan melanggar peraturan yang berlaku.

Hal in terungkap saat bersama rekan rekan media yg lain dari media online dan cetak berkunjung ke klinik tersebut seperti yang pernah di langsir,TERDEPAN,baru baru ini,oknum dokter yg praktek di klinik tersebut berinisial Dr K,N.NST mengatakan klinik ini sudah mempunyai izin Usaha nya,sesuai yang ada tertera di dinding itu dan klinik baru saja di resmikan oleh istri Bupati dan di hadiri Pihak BPJS,tetapi lebih jelas nya silakan bapak bapak konfirmasi sama pemilik nya,”Torkis Siregar,”Sebut nya.

Namun demikian,Kepala Puskesmas Teluk Panji,”Dedi,saat di konfirmasi, “TERDEPAN,melalui akun WA nya,Ia mengatakan saya belum pernah mengeluarkan rekomendasi untuk klinik yang bapak Maksud sampai sekarang saya pun heran Pak, Mengapa Rekom dari Puskesmas belum saya keluarkan Klinik nya sudah berani beroprasi,”terang nya.

Sementara menurut Pantauan,Sejumlah awak media minggu 23 januari 2022 kemarin di Klinik tersebut Plang Klinik nya tampak belum ada plang ijin praktek dokter Dan plang izin Perawat bidan juga tidak ada,namun sepanduk mitra kerja sama BPJS sudah terpampang di depan klinik tersebut,sementara legilitas klinik tersebut konon katanya baru saja di resmikan oleh istri orang no 1 di labusel hal ini,disisi lain di lihat dari kejadian ini Pemilik nya,TS, terkesan sepele dengan aturan dan peraturan yang berlaku sekarang ini,dengan kondisi seperti ini sejumlah awak media menilai bahwa ,”TS,pemilik yang sama clinik Mitra Utama2 di SP 3 Teluk Panji dengan clinik Mitra Utama yang di Aek Batu Desa Asam Jawa kecamatan torgama tepat di depan Puskesmas Aek Batu di pinggir jalan lintas Sumatra di duga memindahkan data petugas dari klinik Mitra Utama Aek Batu ke klinik Mitra Utama 2 yang berada di SP 3 teluk Panji.

Aneh nya,Kepala Puskesmas Setempat mengaku belum pernah mengeluarkan Rekomendasi tersebut,tetapi Surat izin Usaha klinik tersebut sudah terpampang di dinding ,yang di keluarkan oleh dinas yang berwewenang.

Hal ini,menjadi teka teki dan timbul berbagai macam kecurigaan mengenai proses izin usaha klinik tersebut dari sejumlah awak media,padahal Kepala Dinas PM.PPSTP saat di konfirmasi di ruang kerja senin 24 Januari 2022 sekira pukul 11,00 Siang ,melalui Sekretaris nya,”HUSNI,mengatakan segera kami korschek kembali Dokumennya mereka Pak,tetapi perlu saya jelas kan sedikit pak sejak telah di lounching oleh pemerintah,aplikasi,”OSS,segela bentuk pelayanan yang berkaitan izin bentuk usaha bisa di keluarkan pak,kami sekarang sedikit bingung,ada nya Aplikasi tersebut,wewenang kami sejauh mana.,”terang nya.

Sementara Kadis Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu Selatan saat di minta tanggapan nya,kalau memang benar kepala Puskesmas setempat belum mengeluarkan Rekomendasi sementara sudah keluar izin nya,berarti klinik tersebut perlu di tinjau kembali legilitas nya karena sudah di anggap melanggar peraturan yang sudah ada secara peraturan harus di tutup dulu,”tegas nya.

Ia menambahkan,memang sampai sekarang belum ada masuk laporan ke meja saya terkait hal itu,tapi itu pun nanti segera saya panggil Kapus nya,”imbuhnya.

Aneh nya,Kepala Puskesmas Setempat pernah mengatakan belum pernah mengeluarkan Rekomendasi tersebut tetapi Surat izin Usaha klinik tersebut sudah terpampang,yang di keluarkan oleh dinas terkait dan ini sangat sangat mengherankan sekali bagi saya dan
sampai saat ini saya belum dapat arahan dan perintah dari Kadis kesehatan kami ,”sebutnya

Hal ini menjadi teka teki dan timbul berbagai macam kecurigaan mengenai proses izin usaha klinik tersebut dari sejumlah awak media,ketika Kepala Dinas PM.PPSTP,”ilham SKM,saat di konfirmasi di ruang kerja senin 24 Januari 2022 sekira pukul 11,00 wib Siang,melalui Sekretaris nya,”HUSNI,mengatakan segera kami korschek kembali Dokumennya mereka Pak,tetapi perlu saya jelas kan sedikit pak sejak telah di lounching oleh pemerintah,aplikasi,”OSS,segela bentuk pelayanan yang berkaitan izin bentuk usaha bisa di keluarkan pak,kami sekarang sedikit bingung,ada nya Aplikasi tersebut,wewenang sejauh mana.,”terang nya.

Di Sisi Lain Ketua IDI Labusel,”Dr Riduwan Ritonga,saat di konfirmasi mengaku sudah mengeluarkan Rekomendasi untuk SIP dr Khairil Anwar Nasution dan istri nya,”Emang benar saya sudah mengeluarkan Rekom atas nama dr khairil Anwar Nst,”ungkap ketua IDI.

Aneh nya kenapa pihak puskesmas setempat belum juga mengeluarkan Rekom untuk keperluan izin usaha dan sebagai nya klinik tersebut dan apakah persyaratan nya belum lengkap,padahal ketua IDI Labusel dan Kadis DLH saat di konfirmasi mengatakan telah mengeluarkan rekomendasi tersebut atau memang ada indikasi konsfirasi di dalam nya..ada apa semua ini…?

Hal yang sama juga,Kadis DLH. H. Syarifuddin saat di konfirmasi mengatakan juga telah mengeluarkan rekom untuk SPPL atas nama klinik Mitra Utama2.

Sementara Kadis Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu Selatan,”H.Dr Donni I Dalimunthe M.K.M,saat di minta tanggapan nya,”kalau memang benar kepala Puskesmas setempat belum mengeluarkan Rekomendasi sementara sudah keluar izin nya,berarti klinik tersebut perlu di tinjau kembali legilitas nya karena sudah di anggap melanggar peraturan yang sudah ada secara peraturan harus di tutup dulu,”tegas nya.

Ia menambahkan,memang sampai sekarang belum ada masuk laporan ke meja saya terkait hal itu,tapi itu pun nanti segera saya panggil Kapus,”Cetus nya.

Disayangkan, pemilik klinik tersebut menurut informasi di luar kota dan awak media ini berupaya untuk mencari no WA untuk melakukan konfirmasi sulit sekali sehingga muncul berita yang ke dua.
(Negos)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.