DPP IKAPTK Sumut Buka Gerai Vaksinasi Booster

banner 468x60

hariancentral.com | MEDAN – Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Sumatera Utara (Sumut) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Sumut mengadakan bakti sosial, membuka gerai vaksinasi dosis kedua dan dosis ketiga (booster) di halaman super swalayan/sebelah sekretariat DPP IKAPTK Sumut (wafells coffee),  Komplek Taman Setia Budi Indah (Tasbi) Jalan Crysant V, Block C Nomor 2 Medan, Sabtu (12/2).

Terlihat antusias masyarakat yang bersedia menjadi penerima vaksin, mulai dari lansia, ibu rumah tangga dan remaja di atas 18 tahun. Sembari menunggu antrean, mereka mulai mengisi Kartu Kendali Pelayanan Covid-19 dosis lanjutan yang dibagikan panitia.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Ketua DPP IKAPTK Sumut Faisal Arif Nasution mengatakan, vaksinasi ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Kegiatan sosial kemasyarakatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami (IKAPTK Sumut) kepada masyarakat dan turut menyukseskan program pemerintah mencegah lonjakan kasus Covid-19 khususnya varian Omicron di Sumut,” ujar Faisal.

Kegiatan ini menargetkan 500 penerima vaksin, yakni 200 vaksin dosis kedua dan 300 dosis vaksin ketiga (Booster). “Target kita hari ini 500 penerima vaksin. Jika melewati target, kita akan berkoordinasi lagi dengan Dinkes Sumut untuk menambah vaksin,” jelas Faisal, yang juga Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut.

Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya kesempatan ini, cukup datang dengan membawa fotokopi KTP. Menurut Faisal, jika semua pihak mendukung program vaksin tersebut, Insya Allah upaya memutus mata rantai penularan Covid-19 akan lebih mudah dicapai. Karena itu masyarakat diharapkan untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 hingga dosis lengkap atau ketiga (booster).(red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.