Nawal Lubis Ajak Semua Pemangku Kepentingan Cegah Kematian Ibu dan Bayi Baru Lahir

banner 468x60

hariancentral.com | MEDAN – Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis menyebutkan persoalan kematian ibu dan bayi baru lahir butuh dukungan dan kerja sama segenap pemangku kepentingan.

Hal tersebut disampaikan Nawal Lubis saat membuka Lokakarya Pertemuan Revitalisas Kelompok Kerja Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Sumut yang dilaksanakan Momentum Private Health Care Delivery (MPHD)  Sumut  di Ruang Lilium Hotel Four Point Jalan Gatot Subroto Medan, Senin (31/1).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dia mengatakan, untuk mempercepat pencapaian target penurunan angka  kematian ibu, angka kematian neonatal, dan angka kematian bayi perlu dukungan dan kerja sama lintas program, lintas sektor, organisasi profesi dan pemangku kepentingan lainnya. “Kesehatan ibu, bayi baru lahir, bayi dan anak, termasuk dalam kebutuhan dasar yang pemenuhannya menjadi tanggung jawab bersama semua sektor pemerintah dan daerah yang merupakan indikator keberhasilan pembangunan kesehatan nasional,” ujar Nawal.

Dalam kesempatan itu, Nawal menyampaikan apresiasi terhadap MPHD yang telah mengikutsertakan banyak pihak termasuk TP PKK untuk berkontribusi merancang program strategis perlindungan kematian ibu dan bayi baru lahir.

 “Saya mengapresiasi MPHD Sumut yang melibatkan PKK, ini sebagai bukti kuatnya sinergitas seluruh pihak terkait untuk melindungi kematian ibu dan bayi baru lahir untuk mencegah Lost Generation (Generasi yang hilang) sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Nawal Lubis.

Nawal juga berharap penanganan kasus stunting di daerah ini juga masuk dalam program kerja MPHD Sumut. Serta menjadi perhatian pada Lokakarya Pertemuan Revitalisas Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi di Sumut.(red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.