Pakai BPJSkes, Penyakit Diabetes Ernawati Ditangani Optimal

banner 468x60

hariancentral.com | Tanjungbalai :  Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) berperan penting dalam menjamin kesehatan masyarakat Indonesia, termasuk peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Salah satu peserta PBI yang telah merasakaan manfaat JKN-KIS tersebut adalah Ernawati (44). Ditemui tim Jamkesnews di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Tanjungbalai saat mengubah data kepesertaan miliknya, Ernawati bersedia membagikan pengalamannya.

Sejak tahun 2019 Ernawati didiagnosis menderita diabetes mellitus. Awalnya, Ernawati mengeluhkan dirinya yang sering merasa lemas dan merasa sakit pada tulangnya. Dirinya juga mengaku bahwa sering buang air kecil pada saat malam hari.

“Setelah sekitar seminggu gejala tersebut sering saya rasakan, akhirnya saya periksakan ke Puskesmas. Setelah dicek gula darah saya sudah 290 waktu itu. Dokter bilang saya kena diabetes mellitus karena ada juga faktor keturunan dari ibu saya,” ungkap warga Kecamatan Tanjungbalai Utara tersebut, Senin (31/01).

Sejak mengetahui bahwa dirinya mengidap penyakit tersebut, Ernawati lantas harus menjalani pengobatan rutin di Puskesmas sebulan sekali. Dirinya juga datang ke Puskesmas untuk mengambil obat setiap sepuluh hari termasuk untuk mengambil obat sakit maag yang juga dideritanya. Kendati rutin berobat, Ernawati pernah menjalani rawat inap di rumah sakit lantaran kondisinya yang menurun.

“Awal tahun 2021 kemarin ketika saya di rumah, tiba-tiba saya merasa lemas sekali dan tidak lama setelah itu langsung tidak sadarkan diri. Saya dibawa ke RSUD Dr. Tengku Mansyur Kota Tanjungbalai. Setelah dicek di sana, ternyata kadar gula darah saya sudah 390. Akhirnya saya dirawat inap selama empat hari,” tutur ibu dari tiga orang anak tersebut.

Selama memanfaatkan kepesertaan JKN-KIS miliknya, Ernawati mengaku puas akan pelayanan kesehatan yang didapatkannya. Pelayanan Puskesmas maupun rumah sakit diakuinya bagus, walaupun ia merupakan peserta JKN-KIS segmen PBI.

“Waktu saya rawat inap, kamarnya nyaman, obat dan makanan juga diberikan teratur. Intinya saya puas dan tidak ada keluhan apapun. Seluruh keluarga kami sudah dapat JKN-KIS, bahkan cucu saya juga dapat setelah lahir sekitar lima bulan yang lalu. Alhamdulillah mulai dari obat rutin hingga saat rawat inap, saya tidak pernah dimintai biaya apapun. Semua gratis. Memang kami terbantu sekali dengan Program JKN-KIS,” ujar Ernawati. (Put)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.