Prof. Syawal Gultom; Tiga Fakta Empirik Sukses di Dunia Kerja

banner 468x60

hariancentral.com | Medan : Ketua Senat Unimed Prof Dr Syawal Gultom MPd menyampaikan orasi ilmiah di hadapan 1.076 lulusan Unimed dalam pelaksanaan wisuda daring periode Februari 2022 yang dilaksanakan di Ruang Sidang A Gedung Pusat Administrasi Unimed, Rabu (23/2/2022).

Syawal yang pernah sebagai Kepala Badan di Kemendikbud RI saat Mendikbud Prof M Nuh dan sebagai Rektor Unimed dua periode dalam menyampaikan orasi ilmiah sangat semangat dan inspiratif agar para wisudawan sukses hidup didunia kerja dan jadi pembelajar tangguh.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Mengawali orasinya, Prof Syawal Gultom mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan semoga segera mendapat pekerjaan terbaik dan bagi yang sudah bekerja agar terus survive dalam melaksanakan tugas-tugasnya untuk memajukan lembaga tempat kerjanya.

Prof Syawal mengatakan ada tiga fakta ekpirik yang menginspirasi para wisudawan agar mudah mendapatkan pekerjaan dan survive dalam bekerja, diantaranya adalah Pertama, seleksi dalam memasuki pekerjaan baru.

“Kita mengenal seleksi berupa administrasi seperti akreditasi, jenjang pendidikan, indeks prestasi dan lainnya. Didalam seleksi, yang akan bertahan adalah orang yang memiliki logical dan analogical thinking, memiliki karakter yang baik dan etika bekerja yang disiplin, dan kesehatan fisik, poin pertama ini penting untuk diwujudkan dalam diri para wisudawan agar sukses di dunia kerja,” katanya.

Kedua, kejujuran. Poin kedua ini adalah awal mula segalanya, kunci kemakmuran dan kesejahteraan adalah kejujuran. Bentuklah diri dan perilaku agar memiliki kejujuran yang baik. “Melalui kejujuran akan lahir kepercayaan dan penilaian positif lainnya dari orang lain atas diri kita,” ujarnya.

Ketiga adalah memiliki softskill, dimana karakter dan perilaku yang baik, sopan santun dan inisiatif sangat penting dalam sebuah pekerjaan.

Memiliki inisiatif yang baik dalam sikap, prilaku dan tindakan kadangkala sulit muncul bagi ilmuwan, ini yang harus cepat disadari dan harus ada upaya. Inisiatif, kreativitas dan kolaborasi menjadi nilai lebih bagi kita jika ingin sukses di dunia kerja.

Ia mengatakan bahwa ada tiga konsep penting dalam mempersiapkan diri sebagai SDM yang tangguh untuk Indonesia maju, diantaranya pertama mindset (pola pikir). Tidak ada perubahan tanpa ada perubahan pola pikir masyarakat untuk berubah.

Perubahan pola pikir yang menempatkan saudara bekerja. Bekerja adalah kehormatan, bekerja sebagai harga diri, bekerja adalah melayani orang, bekerja adalah beribadah.

Kedua technical skill yaitu tools untuk menjadi pembelajar yang tangguh dengan memiliki kompentasi IT, teknologi, independen learning dan literate langue skill keterampilan komunikasi dalam bahasa asing yang saat ini harus dimiliki generasi muda.

Dan yang ketiga yaitu transfromatice skill diantaranya Create New Value yaitu transformasi nilai-nilai baru, inovasi baru dan pola/cara baru dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hidup ini selalu ada perbedaan culture, ekonomi, sosial dan politik.

“Kita harus bisa menjadi reconsiling tense and dilema, yang mengharmonisasikan permasalahan-permasalahan tersebut. Kita memiliki kemampuan untuk menyelesaikan konflik yang membuat keadaan kembali membaik dan taking responsibility yaitu berani mengambil keputusan atas pertimbangan Ilmu pengetahuan, pertimbangan nilai-nilai yang ada di masyarakat dan kemanfaatan/kemashlahatan umat dan bangsa,” tutupnya.(iin)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.