Merasa Difitnah dan Nama Baik Tercemar, Adc Bupati Agara Polisikan Aktivis LSM

banner 468x60

Aktivis LSM yqng dipolisikan oleh Adc Bupati Agara. (F-ist)

hariancentral.com | Kutacane – M Nur Adc Bupati Aceh Tenggara anggota Polres setempat  Membantah tudingan Muhamad Saleh Selian yang mengaku sebagai Aktivis LSM di Aceh Tenggara yang juga berstatus sebagai ASN di Pemda Agara.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Bantahan ini di Sampaikan kepada Sejumlah Wartawan di Kutacane Jumat 8/4/2022.

M Nur Menjelaskan kalau selepas salat Juhur bertemu dengan Saleh Selian dan As Ari Pengulu Kute Darussalam Kecamatan Bukit Tusam,  Agara pas pada saat berpapasan saya menyapa As Ari sudah sehat Pengulu dan terjadi percakapan biasa sebagai teman demikian juga dengan M Saleh Selian,

Terhadap tudingan mengecak pinggang terkesan mau memengang senjata itu terlalu berlebihan pada saat ke Masjit dengan Anak anak saya tidak membawa senjata.

Memang ada sedikit silang pendapat namun tidak seperti pernyataan M Saleh di Media dan di Medsos fb ya, tudingan itu berlebihan dan terlalu mengada ada dan terkesan Tendensius. jelas M Nur yang lebih akrab di panggil Ucok.

M Nur Merupakan Anggota Polres Aceh Tenggara sejak masa pemilihan Bupati Aceh Tenggara mendapat tugas sebagai Ajudan Bupati Raidin Pinim sampai saat ini.

-Adc Bupati Raidin Pinim M Nur Laporkan M Saleh Selian ke Polisi

Terhadap tudingan saudara M Saleh Selian yang mengaku sebagai Aktivis Lsm, saya merasa di fitnah dan malu terhadap korop bayangkara/Polisi saya sebagai pengayom dan pelindung Masyarakat, Malah di tuding mengancam aktivis lsm, yang di sebar di media sosial lewat akun Fesbuk  Muhammad Saleh Selian dan di media Online.

Terhadap tudingan Muhammad Saleh tersebut saya merasa di fitnah dan di permalukan secara umum kepada masyarakat luas dan saya merasa keberatan atas perbuatan M Saleh Jelas M Nur di Kediamannya kepada sejumlah media.

Setelah melakukan konsultasi dan koordinasi dengan pihak pihak tertentu dan keluarga besar saya. memutuskan untuk menempuh jalur Hukum agar di proses sesuai hukum yang berlaku jelas Adc Bupati Raidin Pinim ini.

Laporan sesuai STPL Nomor /LB/B/88/IV/2022/SPKT/Polres Aceh Tenggara/Polda Aceh di laporkan sekitar pukul 16.00 Wib.
di Polres Aceh Tenggara.

-Bantah Ancam Saleh

Terkait insiden, M.Nur..Saat di hubungi via WA,jum’at 8/4 kepada central Membantah semua tudingan yang di sampaikan M.Saleh.

“Semua yang di sampaikan itu pitnah dan sangat jauh berbeda saudara ku wartawan,Tidak mukin,saya seorang oknum polisi sebodoh itu,yang bisa berdampak mencoreng institusi kepolisian saya.bahkan tidak ada sedikit pun niat saya apa lagi berencana. Cobalah dibayangkan, saya sholat datang di mesjid itu,Bersama anak kandung saya. Siap sholat jama’ah, karna mesjid sudah mulai sepi, saya dan anak keluar dari mesjid. Tiba-tiba turun dari tangga,s aya melihat ada sang kepala desa atas nama Ari

Lalu saya sapa dengan baik oknum kepala desa, sembari sempat bercanda, mempertayakan kabar,Mukin. ada kata saya yang membuat saleh tersinggung lalu terjadilah cekcok mulut. Padahal saya tidak menyapa dia, saya hanya fokus bicara pada oknum kepala desa,tapi dia yang menjadi tersinggung. Mungkin dia merasa dan malu apa yang pernah dia perbuat pada istri saya dan saya juga sempat mengingat kan dia arti sebuah teman dan sahabat ungkapnya pada central melalui WA saat di hubungi sembari mengaku, bahwa dirinya sudah merasa diftnah dan ikut melalui jalur hukum.

(Rel/dar)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.