Indikasi Dugaan Pungli dan Penyimpangan Anggaran, BPKKD Agara Terus menjadi Perhatian publik, “Penegak Hukum Harap Bertindak

banner 468x60

hariancentral.com | Kutacane : Mencuatnya Berita dari berbagai duga’an indikasi penyimpangan Yang terjadi pada Badan pengelola keuangan kekayaan Daerah (BPKKD) Kabupaten Aceh Tenggara(Agara) Anggaran APBK tahun 2021 dari berbagai alokasi kegiatan serta indikasi dugaan pungli yang terjadi,sampai saat ini terus menjadi perbincangan dan menjadi perhatian serius oleh banyak kalangan di bumi sepakat segenep Aceh tenggara(Agara).

Pasalnya”Kendati hal tersebut sudah menjadi rahasia umum, bahkan menjadi asumsi setiap saat atas tindak tanduk oknum BPKKD tersebut, Namun ironisnya, Belum tersentuh oleh hukum.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Hamidan,Berjanji akan secepatnya melaporkan berbagai indikasi dugaan yang terjadi”Insya allah,pasti akan kita laporkan secepatnya,Saat ini saya masih menunggu hasil konsultasi saya dengan rekan satu lembaga dengan saya dari pusat,Arahan dan petunjuk dari pimpinan sangat saya butuhkan juga sebagai penghormatan dalam satu lembaga.

Selain itu,Tentunya saya juga akan terus melakukan kompirmasi dan investigasi dalam pengumpulan inpormasi mencapai data yang semakin cukup otentik agar berkas dalam laporan itu nantinya bisa cepat di respon oleh pihak institusi penegak hukum ungkap Hamidan pada central selasa 26/7.

Banyak poin yang akan kita lampirkan,Cetus midan kembali,Contoh frinsipilnya menyangkut Anggaran APBK tahun 2021,Pengakuan dari pihak-pihak terkait yang berbentuk Dokumen rekaman,serta klifing berita”

Ada pun anggaran yang diduga menjadi perhatian serius,MenyangkutBelanja makan minum,dari berbagai kegiatan yang diduga terindikasi tumpang tindih-Belanja Alat/bahan untuk kegiatan kantor bahan cetak-Honorium Tim pelaksana kegiatan dan sekretariat Tim pelaksana kegiatan-dana perjalanan dinas-Belanja jasa tenaga ahli-belanja modal komputer jaringan dan masih banyak lagi yang menurut kita disinyalir abal-abal yang bernuansa manipulasi data tercipta tegas Hamidan.

Sementara itu,Alexsander pris,ketua bela negara di kabupaten aceh tenggara(agara) Mendukung sepenuhnya atas laporan hamidan selaku masyarakat repormis (peduli) sebagai wujud antisipasi koropsi,kolusi dan Nevotisme.

Tidak ada yang mesti di takutkan,laporan dan pelapor sudah di atur dalam undang-undang bahkan di lindungi oleh negara,Indikasi yang di laporkan itu berasal dari uang rakyat bukan milik pribadi, Seyokgianya kita ikut andil dalam melakukan kontrol sosial yang bertujuan membantu negara dan penyelamatan uang negara.

Saya juga akan terus melakukan analisis dan mendesak kepada penegak hukum,Agar kiranya dapat andil melirik tindak tanduk yang disinyalir sudah terjadi pada pihak BPKKD agara,Sebelum laporan masuk pada pihak KPK,Kapolda dan kajati,Tidak ada salah nya penegak hukum yang ada di bumi sepakat segenep bertindak cepat.

Artinya”,Tidak mesti menunggu laporan dulu baru bertindak,Menjamurnya pemberitaan yang selama ini muncul sudah menjadi L,P.A bagi pihak hukum jelas alexsander pris pada central sembari kembali mengingatkan pada Hamidan,Agar secepatnya mengirim laporan nya pada pihak penegak hukum sesuai yang telah di janjikan pada publik/Dar

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.