Institusi Penegak Hukum Diminta Lidik Dana BOS Agara

banner 468x60

Alexander Pris, Ketua Bela Negara kabupaten Aceh Tenggara(Agara) menyampaikan kasus kepada Central kamis (21/7) di kediaman wartawan.(f-ist)

hariancentral.com | Kutacane – Besarnya Alokasi Anggaran yang telah direalisasikan kepada pihak para sekolah yang ada di negeri Republik indonesia, menyebar di seluruh indonesia,Tidak lain bertujuan demi meningkatkan kwalitas dunia pendidikan sembari meringankan Beban orang tua pelajar agar jangan terlalu di bebani menyangkut dana Melalui dana Bantuan oprasional sekolah(BOS).

Harapan itu kiranya bisa terwujud dengan baik,Artinya”Kwalitas pendidikan meningkat,Anak didik cerdas,orang tua tidak terbebani,Namun ironisnya”Harapan itu tampak sekedar harapan dan isapan jempol semata.

Pasalnya”Penguna’an dana BOS yang di kelola oleh pihak kepala sekolah disinyalir masih menyimpang dari harapan,Bahkan diduga bernuansa sebagai objek memperkaya diri dan golongan melakukan dugaan Tindakan pidana koropsi.

Hal tersebut Sampai saat ini terus terjadi,Bahkan daerah luar,menyangkut penggunaan Dana Bos tersebut banyak sudah yang masuk proses hukum bahkan masuk ke jeruji besi.

Alexsander pris, Ketua Bela Negara kabupaten Aceh Tenggara(Agara) kepada Central kamis (21/7) di kediaman wartawan menegaskan Hasil Analisa dan pantauannya menyangkut realisasi pengguna’an Dana BOS tersebut.

Menyangkut dana Bantuan oprasional sekolah(BOS)”Sambung Alex,Selain daerah luar yang terjerat hukum,Aceh tenggara juga di harapkan benar-benar di lidik oleh intitusi penegak hukum,da n di harapkan lepas dari masalah.

Pasalnya”Diduga kuat,penyimpangan dalam penggunaan dana Bos yang di kelola oleh pihak kepala sekolah di predeksi kuat Terjadi penyalah gunaan secara terstruktur dan masif untuk kepentingan pribadi dan golongan.

Bahkan Anehnya,Begitu besar dana yang di kelola,Namun nama dunia pendidikan di kabupaten aceh tenggara(Agara)tergolong menurun secara dratis, Hebohnya lagi,para kepala sekolah melonjak dengan harta namun pendidikan kian menderita.

Orang tua semakin terjepit,Masuk sekolah,bayar untuk mendaptar,harga baju mahal,uang komite dan uang otsis pun tercipta,Bahkan tambahan jam belajar untuk siswa(LES) Nantinya wajib di bayar,padahal dana Bos di predeksi masih bisa menghendel.

Untuk itu,Saya selaku ketua Bela negara di bumi sepakat segenep,Akan turun melakukan investigasi dan konpirmasi kepada jajaran seluruh sekolah baik di jajaran kementerian agama mau pun jajaran pendidikan dan kebudaya’an di kabupaten Aceh Tenggara dan Sekolah menengah Atas(SMA)

Kunjungan itu bertujuan sebagai wujud peduli antisipasi koropsi melalui penyalah gunaan dana BOS tersebut,Setiap rincian aitem Rencana kegiatan dana BOS akan kita cek& ricek melalui investigasi agar mendapat pembuktian,apakah berjalan dengan baik atau sebaliknya,SPJ mereka hanya sebatas kertas saja.

Selain itu,data siswa juga akan kita investigasi secara otentik,dari tingkat kabupaten,sampai propinsi dan pusat,Apakah data dapodik dan E-MIS mulai tahun 2019 berjalan dengan baik,Atau sebaliknya,Di manpaatkan untuk meraup uang negara alias Objek bisnis para pihak-pihak tertentu secara berjamaah terstruktur dan masip tegas Alexsander ketua bela Negara.

Saat ini juga Sambung Alex kembali, pihak kita masih menunggu inpormasi jawaban dari pihak kepala sekolah, menindak lanjuti dari hasil konpirmasi dan kunjungan bersama TIM wartawan,Senin 18/7-2022, ke sekolah SMA Negeri 2 Badar Aceh Tenggara(Agara) menyangkut realisasi penggunaan dana BOS dan data nama siswa sesuai di Dapodik tahun 2019 sampai sekarang. Kunjungan itu langsung di terima oleh kepala sekolah SMA Negeri 2 Badar Aceh Tenggara(agara).
Dar

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.