Dugaan Penyimpangan di BPKKD Agara, Nama Hattarudin Hangat Dibincangkan

banner 468x60

hariancentral.com | Kutacane – Beberapa media sampai saat ini terus aktif menyoroti berbagai indikasi duga’an yang terjadi di Badan pengelola keuangan kekayaan daerah(BPKKD)Agara. Bahkan kembali di kutif dari media jurnal polisi rabu kamis 21/9 2022, yang ikut mempublikasikan dugaan-dugaan yang ada.

“Central, Selain indikasi dugaan penyimpangan dari berbagai kegiatan yang telah di alokasikan dari anggaran APBK tahun 2021,indikasi duga’an pungutan liar(PUNGLI) pun semakin menjadi Asumsi publik.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Nama saudara Hattarudin selaku kepala badan pengelola keuangan kekayaan daerah (BPKKD) kabupaten Aceh tenggara(Agara) keraf sekali menjadi komsumsi banyak kalangan.

Pasalnya”Selain diduga bapak Hattarudin di nilai lihai dengan berbagai manuver dalam mengolah Anggaran,Indikasi dugaan pungli pun diduga terus berjalan tampa ada hambatan.

Kepemimpinan saudara Hattarudin, di predeksi tidak semudah membalikan telapak tangan untuk di buktikan,kendati banyak stecmen yang bermunculan ke publik semasa dirinya.menjadi kepala badan.

Berbagai indikasi dugaan merebak terjadi,Namun ironisnya”permainan yang di lakukan di sinyalir sudah tercipta dengan cara terstruktur dan masif,Alias disiyalir cuci tangan.

Tindakan yang tercipta diduga sudah menjadi rahasia umum untuk banyak kalangan di bumi sepakat segenep,Mulai dari tingkat kepala desa sampai setiap OPD serta puskesmas bahkan kontraktor.

Pasalnya”Diduga,setiap proses pencairan melalui badan pengelola keuangan kekayaan daerah(BPKKD) agara,Tarif-tarip harga untuk mereka yang melakukan pengajuan pencairan diduga sudah lebih dulu tercipta,Jika tidak”Diduga berkas akan masuk ntong antri dengan waktu yang tidak ada pasti.

Menyerap dari berbagai inpormasi, seyokgianya”proses penyelidikan dan penyidikan oleh pihak institusi penegak hukum banyak celah membuktikan tindak tanduk oknum yang ada di BPKKD Agara.

Contoh frinsipil”inpormasi wajib di seraf dari bawah,mulai dari tingkat kepala desa,bila perlu ,ambil pengakuan dari oknum yang sudah menjadi tersangka atau pihak-pihak lain nya satu persatu.

Selain itu”bisa di lakukan cek&richek, tanggal berkas pengajuan pencairan dari setiap berkas yang masuk pada pihak BPKKD serta pengakuan dokumen rekaman dari pihak korban juga seyokgianya bisa di kumpulkan.

Artinya”Apakah berjalan dengan adil dan bermartabat,terciptakah rasa keadilan itu?Atau sebalik,diduga siapa cepat dan nekat bayar maka dia yang akan di proses oleh pihak BPKKD agara di bawah kepemimpinan Hattarudin selaku kepala badan.

Dari berbagai modus yang diduga tercipta,keraf sekali berdampak pada pihak-pihak terkait,kegiatan tidak berjalan seperti yang di harapkan,Capain program akan terlambat akibat terlambat nya proses pencairan.

Anehnya”Kendati berbagai indikasi duga’an itu tercipta” keyakinan publik atas kekuatan oknum-oknum yang ada di BPKKD Agara itu di predeksi kuat tidak akan gampang tersentuh oleh oknum penegak hukum,Bahkan diduga,saber pungli pun disinyalir bisa tertidur nyenyak dan tersipu malu.

Kita mengharapkan,Agar pihak-pihak penegak hukum akan sadar serta membuka mata agar bisa cepat kejar bola melakukan berbagai volemik yang terjadi dan terus mencuat di berbagai media masa,Ingat”jika ada Asap,pasti ada api tidak mukin narasi itu berjalan sendiri.

Selain di harapkan pokus di berbagai indikasi yang ada,Duga’an Tindakan pidana koropsi kolusi dan nevotisme(KKN) serta diduga kuat terjadi manipulasi tandan tangan menyangkut anggaran APBK tahun 2021 dengan berbagai item.

Agar dapat juga menjadi prioritas oleh penegak hukum yang ada di bumi sepakat segenep dan kapolda,kajati KPK.
Artinya”sembari duga’an-duga-an ini belum secara resmi di laporkan namun inpormasi-inpormasi yang sudah di publikasikan sebagai bahan dasar atau LPA oleh setiap penegak hukum yang ada,Agar cepat dan mudah melakukan penyelidikan dan penyidikan sebagai langkah anti sipasi koropsi dan penyelamatan keuangan negara.
Adapun poin-poin yang kiranya dapat di pantau, diduga terjadi penyimpangan dari uang rakyat tersebut Adalah”

“Rehabilitasi sedang/Berat rumah gedung kantor,Perencanaan penganggaran dan Evaluasi kinerja perangkat daerah.Penyediaan jasa penunjang Urusan Pemerintah Daerah, ko’ordinasi dan penyusunan Rencana Anggaran Daerah,Ko’ordinasi dan pengelolaan,Ko’ordinasi dan pengelolaan perbendaharaan daerah,koordinasi dan pelaksanaan Akuntansi dan pelaporan keuangan daerah,pengelolaan barang milik daerah,penunjang Urusan kewenangan pengelolaan keuangan daerah,pengadaan,belanja pakaian sipil.Selanjutnya

“Belanja makan minum dengan berbagai kegiatan yang ada,Belanja Alat/Bahan untuk kegiatan kantor bahan cetak,Honorium TIM pelaksa kegiatan dan sekretariat TIM pelaksana kegiatan-Dana perjalanan dinas,Belanja jasa tenaga ahli-Belanja modal komputer jaringan -Belanja modal software Aplikasi IG BPHTB online-Belanja bahan untuk kegiatan kantor-Belanja pemeliharaan komputer-komputer unit personal computer termasuk realisasi POS bantuan dan juga sebagian item anggaran 2019 menyangkut realisasi pembayaran tenaga Non PNS tahun 2019-2022 dan masih banyak item yang belum di lampirkan dan bakal terlampir satu persatu,

Artinya” kita ingin tau,Nama-nama siapa kah yang terlibat,dan siapa kah yang mendapat hak insentip serta siapa kah yang bertanda tangan dalam SPJ,di mana tempat serta dokumen poto segala kegiatan yang ada, dan bagai mana juknis kegiatan serta siapa ppk tentu semua ada dalam kontrak kerja dan nama-nama siapa saja yang mendapatkan dana perjalanan dinas,dalam kota dan luar kota serta dalam rangka apa dan berapa dana yang di alokasikan tentu juga harus terbuka,karna itu uang rakyat,bukan milik.pribadi.

 

Wartawan central,belum lama ini sudah kembali melakukan konpirmasi dengan sekretaris BPKKD di ruang kerja nya,Namun ironisnya,hasil kompirmasi tersebut tetap saja sama,sekjen BPKKD agara,kembali berjanji akan mengupayakan untuk memberikan inpormasi menyangmut data-data yg di kompirmasi. Dar

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.