Poldasu Tetapkan Anak Bupati Labusel Sebagai Tersangka

banner 468x60

hariancentral.com | MEDAN – Penyidik Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut menetapkan anak Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), DKS sebagai tersangka.

Wanita tersebut ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial atas laporan pria bernama Andi Nasution.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengakui penetapan DKS sebagai tersangka.

“Iya, itu sudah ditetapkan sebagai tersangka,” aku Hadi, Rabu (21/9/2022).

Namun, penyidik tidak melakukan penahanan terhadap DKS karena ancaman hukumannya di bawah 5 tahun.

Hadi menerangkan, berkas perkara DKS sudah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), beberapa waktu lalu. Kini penyidik Polda Sumut menunggu petunjuk jaksa.

“Berkas tersangka sudah dilimpahkan, dan saat ini masih diteliti JPU dan kita masih menunggu. Tidak ditahan karena ancaman hukumannya di bawah 5 tahun,” ujarnya.

Sebelumnya, anak Bupati Labusel berinisial DKS dilaporkan atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Perseteruan bermula dari unggahan akun Facebook atas nama Nia Lim pada 9 November 2021 yang diduga menevem nama Andi Syahputra.

Kasus itu bermula dari unggahan akun Facebook atas nama Nia Lim pada 9 November 2021 lalu hingga muncul ugaan pencemaran nama baik.

Postingan itu membuat Andi Nasution merasa nama baiknya tercemar dan membuat laporan ke Polres Labuhanbatu hingga akhirnya dilimpahkan ke Mapolda Sumut.

Adapun status akun Facebook itu, di antaranya menuding pelapor dengan sebutan bencong.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.