Asik….Bupati Agara Masuk Daftar Pejabat Terkaya di Propinsi Aceh

banner 468x60
SHARE saja GRATIS kok

hariancentral.com | Kutacane  : Perbincamgan Hangat terus terjadi dan menjadi asumsi yang asik dibahas di Bumi sepakat segenep kabupaten Aceh tenggara(Agara).

Banyak rakyat agara yang membahas tentang perkembangan sistim pemerintahan yang di jalankan oleh Drs raidin pinim semenjak menjabat bupati Aceh tenggara, Memimpin rakyat di bumi serambi mekah yang di juluki bumi sepakat segenep.

Ada yang mengatakan,semenjak bupati memimpin, dia di juluki sebagai bupati rajanya mutasi. Ada juga yang mengatakan,  bahwa dia bupati yang kerap tidak masuk kantor. Ada juga yang mengatakan, Disinyalir bupati Nepotisme dan cuek.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Tidak sampai di situ juga, ada juga yang menyayangkan, dan menjadi pertanyaan sehingga asik di bahas oleh rakyat agara. Pasalnya, Di saat rakyat disinyalir semakin menderita kok bisa bupati agara itu diduga tercatat menjadi bupati agara nomor tujuh terkaya di propinsi aceh.

Artinya di saat menjabat bupati kekayaan Drs raidin pinim melonjak  tinggi sehingga bisa menjadi terkaya nomor tujuh di propinsi aceh.

Salah satu sumber wartawan dari masyarakat repormis rabu (2/2) di sekitar kutacane mengatakan, kekayaan bupati itu biarlah dirinya dan tuhan yang tau. kita selaku rakyat saat ini hanya bisa merenung dan berdoa,agar aceh tenggara terlepas dari segala hal,bebas koropsi dan jauh dari azab musibah yang melanda,serta tercipta rasa keadilan dan terlepas dari Nepotisme yang melanda.

Agara saat ini butuh perubahan jika di tanya secara pribadi pada saya,bahkan agara saat ini butuh sosok yang benar benar bisa peduli untuk mengangkat nama bumi sepakat segenep. Agar terlepas dari ketepurukan dan terlepas sari daftar miskin ungkapnya sembari berdo-agar rakyat dan tuhan bisa mengabulkan doa dan permohonannya agar agara jauh dari segala bencana yang melanda akibat tangan-tangan kotor dan niat  yang tidak dilandasi oleh iman dan takwa.

Sebelumnya.melansir pikiranmerdeka.co, pada september 2021 lalu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengumumkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) tahun 2020, berdasarkan hasil laporan yang dimasukkan pada Januari 2021.

Pengumuman ini turut menggelitik untuk mendata siapa pejabat eksekutif di Aceh yang memiliki jumlah kekayaan terbanyak di tahun tersebut.

Dari data itu diketahui, M Jamin Idham yang saat ini menjabat sebagai Bupati Nagan Raya berada di peringkat pertama sebagai eksekutif terkaya di Aceh. Total harta kekayaan Jamin Idham mencapai Rp 38.033.650.000 pada tahun 2020.

Selanjutnya menyusul Chalidin sang Wakil Bupati Nagan Raya juga bisa disebut sebagai pejabat eksekutif paling tajir di Aceh. Jumlah total harta kekayaannya mencapai Rp 35.865.962.575. Angka ini berbeda sekitar dua miliar lebih sedikit dibandingkan sang kepala daerah Jamin Idham.

Pejabat eksekutif terkaya ketiga di Aceh selanjutnya adalah Firdaus. Dia merupakan Wakil Bupati Aceh Tengah yang memiliki total harta kekayaan mencapai Rp 25.884.179.458.

Selanjutnya, berdasarkan data LHKPN KPK 2020, daftar pejabat eksekutif terkaya di posisi empat ditempati oleh Dermawan. Dia merupakan Sekda Aceh yang dilantik di masa kepemimpinan Zaini Abdullah tahun 2013 lalu. Posisinya kemudian diganti oleh Plt Sekda Aceh Helvizar lantaran sudah memasuki masa pensiun tahun 2019.

Penerus Dermawan sebagai Sekda Aceh, Taqwallah, masuk dalam deretan kelima sebagai eksekutif terkaya di Aceh. Pria yang akrab disapa Mr T tersebut memiliki total kekayaan mencapai Rp 14.901.263.354.

Akmal Ibrahim yang saat ini menjabat sebagai Bupati Aceh Barat Daya berada di posisi ke enam sebagai pejabat eksekutif terkaya di Aceh. Akmal berdasarkan data LHKPN KPK tahun 2020 memiliki kekayaan mencapai Rp 14.703.061.850.

Selanjutnya Bupati Aceh Tenggara Raidin Pinim tercatat memiliki harta kekayaan hingga Rp14.496.803.287.

Disusul kemudian oleh Zainal Arifin yang menjabat sebagai Wakil Walikota Banda Aceh dengan harta kekayaan mencapai Rp 12.341.797.945.

Dalam daftar kekayaan penyelenggara negara tersebut, Nova Iriansyah yang kini menjadi Gubernur Aceh justru berada di posisi sembilan. Harta kekayaan Nova berdasarkan input terakhir pada Januari 2021 untuk periode 2020 hanya mencapai Rp 10.873.381.120

Di bawah Nova terlihat nama Erli Hasyim yang saat ini menjabat sebagai Bupati Simeulue. Erli memiliki harta kekayaan, sesuai data yang dilaporkan KPK, sebesar Rp 10.700.045.324.

Dari 50 nama pejabat eksekutif dan legislatif Aceh yang melaporkan harta kekayaannya kepada KPK, baru Dailami yang menjabat Wakil Bupati Bener Meriah disebutkan sudah lapor LHKPN untuk tahun 2021. Dalam data itu diketahui harta kekayaan Dailami mencapai Rp 4.076.672.740.(Dar/pm)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60