Selain Rakyat, Wartawan pun Ikut Mengeluh di Bawah Pemerintahan Bupati Agara

banner 468x60
SHARE saja GRATIS kok

hariancentral.com | Kutacane : keresahan melihat kondisi sistim pemerintahan yang di pimpin bupati aceh tenggara(agara)Drs raidin pinim,Teryata bukan saja menimbulkan keresahan pada masyarakat bumi sepakat segenep dalam segala bidang,Bahkan rasa kecewa,gelisah dan kesal dalam kepemimpinan raindin pinim,juga trs di alamai oleh kalangan wartawan yang bertugas di bumi sepakat segenep kabupaten aceh tenggara(agara).

Pasalnya”Selain di nilai kepemimpinan raidin pinim tidak mendukung kesejahteraan wartawan dalam menjalankan tugas selaku kuli tinta untuk tugas kontrol sosial,demi kemajuan dalam sisi berita untuk pemerintah dan rakyat serta memberikan inpormasi kepada instituisi penegak hukum.

ironisnya”Semakin terbukti,selain langganan koran juga sudah lama di stop pada pemkab agara agara(Humas)yang dari dulu berlangganan pada wartawan,kini hal tersebut sudah juga terjadi pada sekretariat kantor di Dewan perwakilan rakyat(DPRK) Aceh tenggara.

Jamal B,salah wartawan di aceh tenggara,kepada central mengatakan rasa kecewa dan kesal nya atas tindak tanduk pihak terkait, Rabu (2/2).

Aneh bin ajaib ini,tingkat koran saja tidak bisa langganan lagi,bahkan sampai saat ini uang koran wartawan juga belum juga terbayar,malah dapat kabar lagi,di kantor DPRK melalui sekretariat,ada pengumuman bahwa,tidak bisa terima langganan koran lg,tercatat mulai bulan januari tahun 2022.

Di sini saya menilai,rendah ya kredibilitas,serta orientasi pemerintah daerah dalam mendukung tugas seorang wartawan,padahal jelas di amanahkan,bahwa setiap kalangan khususnya pemerintah,di harapkan membantu program jurnalis serta tugas seorang kuli tinta..ini malah dapat kabar pedih dan memilukan.

Dulu humas pemkab yang di stop,sekarang di sekretariat DPRK,apakah kami selaki wartawan ingin secara tidak langsung di hapuskan,atau di bunuh secara tidak langsung,pasalnya”kok tingkat ini saja bupati tidak bisa menghendel demi wartawan,masalah keuwangan untuk media cetak itu bisa di hitung kecilnya,sementara yang lain bisa kita lihat berapa besar di anggarkan yang di duga belum tentu bermanpaat dan belum tentu tidak jadi masalah.

Artinya”jika terkendala menyangkut keuwangan,alangkah baik ya,pemerintah bisa mengambil langkah yang adil,mengurangi anggaran yang lain,seperti biaya makan minum,biaya perjalanan dinas,biaya sosialisasi,kok mata selalu menuju pada wartawan,ini bisa menjadi catatan dan pertayaan besar,apakah memang membenci wartawan,sehingga secara tidak langsung harus seperti ini kata pak Jamal.

Saya secara pribadi tidak menyalahkan pihak DPRK,sekretariat dewan terhormat,karna saya sangat tau ini bukam kemauan pihak sekretriat dan uang ya pun di predeksi tidak melekat pada pihak kantor Dewan sekretriat tegas bapak jamal B/Dar

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60